rss

About Me

tamankembangpete
get fat, do nothing, go nowhere
View my complete profile

Thursday, July 06, 2006

Bangsa Penenggak Arak (1)

(diterbitkan di majalah Playboy edisi Juni 2006 dengan judul "Generasi Penenggak Arak." ini versi asli sebelum disunting.)
Bangsa Penenggak Arak
Dari Kapten James Cook sampai Shaggy Dog memuji tradisi minuman memabukkan di Nusantara.

baca di: http://alfredpasifico.com/?p=91

Bangsa Penenggak Arak (2)

(sambungan)

.
ketika bulan miring
Pak Bejo mendengkur di depan pintu
sampai terang pagi
lalu istrinya melotot lagi

Widji Thukul menulis puisi “Balada Pak Bejo” 10 tahun sebelum dia raib tak tentu rimbanya. Pada kaki puisi itu, Widji menulis: Solo, Juli 1988. Hilangnya Widji berkaitan dengan meningkatnya operasi pembersihan politik aktivis antirezim orde baru pada tahun 1998.


baca di: http://alfredpasifico.com/?p=93

Melupakan Indonesia

(diterbitkan oleh majalah PLAYBOY Indonesia edisi April 2006)

Melupakan Indonesia

Alfred Ginting

Maafkan bukan lupakan. Demi masa depan rekonsiliasi timor Leste dan Indonesia, permintaan maaf adalah kata kunci.

baca di http://alfredpasifico.com/?p=99

Monday, April 10, 2006

akhirnya dia terbit juga

sejumlah pesan singkat datang:

07.04.2006
07.38
From: An…
Congrats 4 the 1st edition Playboy Ind. Aku baca di Jawa Pos hal 1 hr ini. Gudlak..

07.04.2006
10.55
From: Ba…..
Selamat atas terbitnya mjl playboy. Bgmn untuk mendapatkannya di yogya? Thanks

07.04.2006
20.00
From: vi…
Br aj ngbahas sm nykp.. Dia kcwa coverny andara early, ktny ksanny murahan, dia pngnny luna maya haha.. Udah makan sayang? Lg apa? (ups... ignore line terakhir hehe)

07.04.2006
23.34
From: Ca…
Selamat buat pak editor Playboy Indonesia atas terbitnya majalah anda..bagus mjlh lo terutama foto2nya

08.04.2006
13.55
From: Sa..
bung!
Selamat ya..
Terbit jg akhirnya..
Saya sdh baca, dan..
Ni majalah emang bnr2
NGGA NGONAKIN gt
Aku suka baca isinya..
Utk edisi pertama..
Aku hidangkan 1 pitcher
Carlsberg

Aku balas:
maaf bung, anda harus waspada kl ada masalah susah konak. utk urusan itu, playboy tdk bisa membantu. anda kasih 1 pitcher, saya timpali dengan 1 pitcher lg. thks

08.04.2006
09.45
From: ma…
Bang, baru aja beli majalahnya nih, bapak nitip. Ktnya nggak bakal jualan di jalan, kok di medan di lampu merah semua jualin playboy. abang kok nggak bilang ke timtim? oleh2nya mana?

08.04.2006
19.49
From: ag.. ….
Tulisan lo keren. Tp kok gambarnya kurang hehe

08.04.2006
22.25
From: a.. ……
Alus playboy na. Wilujeng…

09.04.2006
20.46
From: ro..
Gw dah dpt majalah ponsel. Two thumbs up buat yadien, konsep foto (masih bau2 trax) yg bakal segera ditiru majalah lain, gaya tulisan dan contents khusus pembaca dgn iq di atas rata2 hehe, dan feature lu yg sedikit mengingatkan pada NG. salut

Aku balas:
Nuhun2. maaf kl mjlh itu tdk bisa jd bahan coli hahaha

09.04.2006.
21.02
From: ro..
Coli? Seperti nico siahaan bilang, live would be better hehe. Tp msh banyak salah ketik di cover story. Kalo bisa disamain genrenya kyk yg lain, buat majalah laki2, ponsel jd top of the list. Best quotes of the day tuh, muat, haha

09.04.2006
22.06
From: ag.. ……
Saya baru saja baca tulisan Anda. Bagus sekali. Dan eta modelna geulis pisan. Pertahankan keberanian, tingkatkan kualitas. Maju aja terus. Kita liat sampe di mana si para ontohod itu. cuekin bro.

09.04.2006
22.51
From: Pe….
Sukses playboy. Maju terus. Nikmati sensasinya

Wednesday, April 05, 2006

teka-teki silang

6. (mendatar) kelam
mari kita pandang hidup sebagai sebuah teka-teki silang. sebidang persegi besar dengan persegi kecil-kecil di dalamnya, warna putih untuk diisi. persegi hitam jelas perlu ada, menjadi batas bahwa ada bagian hidup yg perlu digelapkan, tidak perlu diisi, tidak perlu diberi pertanyaan, apalagi dipertanyakan.

11. (menurun) kantor berita israel
hidup sering mempertemukan kita dengan pertanyaan-pertanyaan yang itu-itu lagi. membosankan, apalagi kita tidak persis tahu jawaban yang sesungguhnya. tapi jawaban pertanyaan itu ternyata bisa nyaris tersusun oleh huruf-huruf jawaban dari pertanyaan lain. mungkin kita cukup menambah satu huruf, agar jawaban itu menjadi ada dan klop semuanya. mungkin tambahan satu huruf itu tidak sepenuhnya benar untuk menunjuk jawaban benar akan pertanyaan misterius tadi. tapi akuilah, jawaban atas sebuah pertanyaan tidak melulu ada pada anda, tapi bisa dirangkai oleh yang lain.

17. (mendatar) temu
inti dari teka-teki silang adalah bukan pada pertanyaannya, tapi pada persilangannya. bila hidup adalah sebuah jalur panjang (yg kerap tidak lurus tegang), dia menjadi menarik ketika ada persimpangan yg membuat kita saling bersilangan jalur dengan yang lain. di persimpangan itu kita saling menyapa, bersenda gurau, bercinta lalu saling melambaikan tangan. tidak dosa untuk menangis, tapi bersyukurlah akan sebuah pengalaman pernah bersilangan. mungkin singkat, mungkin sakit, meski hanya satu huruf. tentu 'teka-teki sejajar' sangat tidak menarik. sebab dua jalur sejajar tidak pernah saling mengenal, tidak pernah saling melengkapi.

39. (menurun) sampai jumpa (rusia)
dalam hidup ala teka-teki silang, menjawab semua soal bukan tantangan paling utama. teka-teki silang yg menarik adalah yg tidak semua tercoret kotak putihnya. boleh-boleh saja kita begitu bernafsu mengisi semuanya. tapi masih ada lembar teka-teki silang lainnya, kan?

Thursday, March 23, 2006

nisan

kakek nenek berbincang di teras rumahnya di suatu petang.
kakek: "maafkan pertanyaanku ini"
"iya, apa pertanyaanmu?"
"kalau aku mati duluan, apa yang kau tuliskan di batu nisanku?"
"peristirahatan terakhir, suami yang mengabdi, ayah yang tak pernah marah, kakek yang baik, anggota masyarakat terhormat, tak pernah alpa menyucikan hari sabat. kalau aku yang mati duluan, apa yang akan kau tuliskan di batu nisanku?"
"maafkan jawabanku ini."
"iya, apa jawabanmu?"
"peristirahatan terakhir, perempuan sialan yang tega meninggalkan suaminya di dunia fana kesepian."

Wednesday, February 22, 2006

gergaji gergaji

sore hari. hingar bingar gig musik underground.
band ke-lima, gemuruh suara drum menenggelamkan teriakan vokalis. aparat laknat. setan-setan korupsi. mencekik rakyat, mengabdi pada pelacur...
band ke-tujuh. masih dengan bergitar tiga kunci. nabi babi agama sia-sia. muka alim hati setan. massa moshing kesetanan. di selatan tiga remaja tak berbaju baku pukul. runtuhkan runtuhkan. dogma yang memenjara. gergaji gergaji. ular berwajah sabda. NGIIINGGG....
mic vokalis mati. drummer dan gitaris ikut berhenti. mc menguasai panggung. acara akan kita lanjutkan setelah adzan maghrib...

Friday, January 27, 2006

kurindu diriku dulu (yang sinis)

“cynicism is the only form in which base souls approach honesty.”
friedrich nietzsche

saya iseng sendirian mengunjungi festival kemang beberapa waktu lalu. tidak banyak hal menarik di festival yang menutup jalan kemang raya itu dan menjadikan stan dagang menguasai jalanan. sabtu petang itu diwarnai hujan deras, berlari saya menuju toko buku aksara, tempat favorit saya di kawasan itu.

di depan pintu masuk aksara saya mengatur napas, dan menyalakan rokok. seorang laki-laki tergopoh-gopoh. ternyata sama maksudnya dengan saya, berteduh. kita memandangi jalan yang macet. dia berkomentar, “waduh macet banget ya gara-gara acara ini.” saya membalasnya, “iya padahal festival apaan sih ini. sampai nutup jalan, padahal stan-stannya cuma jual barang yang sama dengan di blok m. cuma harganya lebih mahal.” sebuah sinisme ringan, atau mungkin ekspresi kecewa kenyataan tak sesuai harapan.

kata-kata yang saya ucapkan dengan santai itu mendapat respon. “iya, mas. gawat bangsa ini, bikin festival-festival sok keren bikin macet jalan padahal isinya nggak mutu semua. pantes aja mental bangsa ini sempit, suka niru gaya barat, padahal nggak mutu.”

saya agak terpana mendengar komentar orang itu, apalagi karena saya yang memancingnya. sinis. sebuah sinisme ringan yang ditimpali sinisme yang lebih tajam. sebagian orang tentu tidak terlalu suka mendengar komentar semacam itu, atau menganggapnya berlebihan. tapi perbincangan singkat itu membuat saya teringat, saya pernah selalu cenderung berpikir seperti orang itu.

saya pernah menjalani masa hidup disebut sebagai manusia sinis. banyak sahabat mengatakan benci pada saya pada perkenalan-perkenalan pertama. bahkan ada seorang kawan yang mencoba jujur bertanya setengah bercanda tentang masa itu, “hidupmu nggak bahagia waktu itu?”

terang, saya tidak bisa menampik atau menjawab soal kebahagiaan itu. kalau memang ada hubungannya, bisa jadi saya semakin bahagia, dan kadar sinisme saya berkurang atau mungkin hilang. ada juga kawan yang begitu menerima gaya saya dan menganggapnya sebagai cara saya “memilih peran”.

ketika saya masih bekerja di sebuah media massa beberapa tahun lalu, pemimpin redaksi berbicara di depan seluruh karyawan tentang keinginannya meningkatkan kesejahteraan karyawan. dia bercerita baru saja berbagi cerita dengan supir taksi tentang penghasilan. agak mengagetkan, dia meneteskan air mata, berkata, “saya sedih sekali, penghasilan supir taksi saja jauh lebih besar daripada penghasilan wartawan anak buah saya.”

saya pun berbisik dengan rekan di sebelah saya. “air mata buaya. tetap aja gaji dia belasan juta, sementara kita kerja rodi tetap pas-pasan.” kawan saya itu pun terpancing untuk berkomentar. “iya, nangis di depan orang sih nggak guna, tetap aja besok dia lupa kalau wartawan masih menderita. loh kok kita jadi sinis begini yah,” kata dia sambil terkekeh. belum lama ini saya bertemu dengan kawan lama yang masih bekerja di media itu. kesejahteraan belum banyak berubah, kata dia.

ilustrasi kedua. seorang teman mencak-mencak ketika transjakarta baru saja beroperasi. “sutiyoso memang nggak punya otak. itu jalan sudirman makin sempit aja, maunya menyediakan transportasi umum untuk mengurangi kemacetan, tapi kontraproduktif!”

saya tidak suka sutiyoso, juga tidak terlalu peduli dengan kebijakan busway. tapi saya langsung berkomentar, “yang protes busyway kan cuma orang kaya bermobil yang merasa koridor jalan berkurang. ” kawan itu langsung berkomentar, “loh kok elu sinis banget sama orang kaya!” saya tidak meresponnya.

sinisme yang kerap dianggap mengesalkan telah menjadi proyek filsafat yang diinspirasi oleh socrates dan oleh beberapa komentator dianggap patologi sosial. ada yang menyebutnya pemberontakan nihilis melawan dasar peradaban. Ian cutler, penulis buku ‘cynicism from diogenes to dilbert’ menyebut definisi modern sikap sinis ditujukan bagi individu yang negatif dan sarkastis, dengan keras berdiri melawan otoritas mapan dan konvensi sosial, dan membaktikan diri pada eksistensialisme.

sejarah mempertemukan kita dengan beberapa karakter sinis, dari nietzsche, machiavelli, diogenes, kaum dadais, george bataille, sampai samuel beckett. dari dunia kontemporer, auberon waugh, pencipta south park dianggap manusia dengan mutu sinisme menjulang.

sinisme, bagi saya adalah sebuah situasi menyenangkan yang kerap mendatangkan kejernihan. sinis berarti mempertanyakan ketulusan setiap ungkapan. baik itu ketika mendengar pernyataan politikus, mengamati pemberitaan media massa, atau dalam banyak hal lain. sinisme adalah jalan efisien melawan kebohongan dan kekecewaan yang membentang dalam kehidupan sehari-hari. sinisme, kata nietzsche adalah satu-satunya bentuk dimana jiwa bisa mendekati kejujuran.

sinisme juga perlu. “hidup bukan persoalan gampang… kau tidak akan bisa melaluinya tanpa jatuh ke dalam frustrasi atau sinisme kecuali sebelumnya kau memiliki ide hebat yang bisa mengangkatmu dari kesengsaraan pribadi, dari kelemahan, dari segala macam pengkhianatan dan kehinaan lain,” kata leon trotsky.

mudahan-mudahan benar hidup saya tambah bahagia, tapi saya rindu diri saya dulu yang sinis. sebab sinis adalah sikap penuh harap.